Biografi Singkat Seorang Hauwke Hartawan Setjodiningrat
Bosmobil.com - Tak ada seorang manusia pun yang dapat mengetahui apa yang akan terjadi dengan kehidupannya di masa yang akan datang. Kecuali manusia itu memang dianugerahi kemampuan indra keenam yang dapat menerawang apa yang kira-kira akan terjadi di masa depan.
Sama halnya dengan kisah hidup seorang pecinta dunia mobil klasik di Tanah Air berikut ini, yang lebih suka disebut sebagai restorer daripada kolektor. Lika-liku didalam hidupnya menginspirasikan bahwa harta dan kesuksesan itu akan datang dengan sendirinya jika kita mau berusaha dan menjalani apa yang kita kerjakan saat ini dengan sepenuh hati.

Dimulai sekitar 57 tahun silam di kota Temanggung, Jawa Tengah-Indonesia lahirlah seorang anak laki-laki yang kemudian diberi nama Hartawan Setjodiningrat. Sejak berumur 12 tahun, Hartawan kecil memang sudah gemar dengan sesuatu yang bersifat teknikal. Terbukti, sepeda jengki yang dimilikinya ketika itu tak dibiarkan berpenampilan standar. Beberapa bagiannya kemudian dimodifikasi sedemikian rupa supaya tampilannya lebih menarik dan unik.

Selanjutnya, ketika dirinya sudah mulai duduk dibangku SMP (Sekolah Menengah Pertama) yang ada di kota Semarang, Jawa Tengah, Hartawan kecil menuangkan hasratnya dalam mengoprek-oprek kendaraan ke sebuah sepeda motor hasil pemberian Ayahnya. Dari sejak itulah dirinya mulai mengenal dan belajar dunia automotive engineering.


Bahkan selepas lulus SMA (Sekolah Menengah Atas), Hartawan muda melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi di Sydney, Australia sekitar tahun 1974, dengan mengambil jurusan Mechanical Engineering. Selama kuliah di Negeri Kangguru itu dirinya dikelilingi oleh orang-orang yang antusias dan berpengalaman di dunia teknik otomotif, terutama mobil klasik.


Dengan begitu, maka tak heran jika sejak saat itu dirinya makin mendalami dunia automotive engineering dan mulai menyukai dunia mobil klasik. Setiap waktu luang yang ada dimanfaatkannya untuk menimba ilmu seputar mobil klasik yang tak ditemukannya di bangku kuliah, sembari bekerja paruh waktu untuk membiayai hobby dan kuliahnya. "Sementara orang lain tiap weekend biasanya pergi jalan-jalan ke diskotik dan sebagainya, kalau saya malah ngebengkel," kenang Hartawan, seorang Ayah dari 3 orang anak laki-laki.


Kemudian sepulangnya dari kuliah di Australia, Hartawan yang lebih akrab disapa Hauwke ini pun semakin 'jatuh cinta' dengan dunia mobil klasik. Bahkan ketika tahun 1980-an, dirinya sukses merestorasi sebuah bangkai Austin Seven lansiran 1937, yang dibelinya dari seorang Lurah seharga Rp. 250 ribu. Bisa dikatakan mobil klasik berdarah Inggris ini adalah mobil pertama yang dimiliki Hauwke, sekaligus sebagai mobil klasik pertama yang berhasil direstorasi olehnya.


Berangkat dari sini, siapa sangka jika dikemudian hari Hauwke yang awalnya sempat menjalankan usaha las pembuatan pagar rumah di pinggiran jalan kawasan Grogol, Jakarta Barat ini bisa menjadi orang sukses dan juga menjadi salah satu kolektor mobil klasik ternama di Indonesia.


Bahkan kini, pria ramah yang tinggal di seputaran Cipete, Jakarta Selatan ini telah memiliki sebuah galeri yang selanjutnya diberi nama Hauwke Auto Gallery. Didalamnya menyimpan setidaknya 100 unit mobil klasik dari berbagai merk dan tahun keluaran, dengan kondisi yang sangat terawat dan masih sanggup untuk dikemudikan.


"Mobil-mobil klasik yang saya punya sekarang ini dulunya adalah mobil bangkai. Kemudian pelan-pelan saya coba restorasi setiap bagiannya, hingga akhirnya bisa berfungsi lagi seperti sekarang ini. Makanya, saya lebih suka disebut sebagai restorer daripada kolektor," papar Hartawan Surdjadiningrat, salah satu Dewan Penasehat di Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI).

Yang paling mengagumkan, beberapa diantara sekian banyak koleksi mobil klasiknya, ada yang sudah pernah dikemudikannya hingga ke luar daerah dan ada juga yang sudah pernah menjelajah sampai ke luar negeri. Contohnya seperti Chevrolet Bel Air kelir merah berikut ini, yang pernah menjejakkan tapak bannya di tanah Brunei Darussalam. "Bahkan sekarang ini, saya sedang mempersiapkan satu mobil klasik yang nantinya akan saya gunakan untuk touring ke Beijing hingga Paris," ujar Hauwke. Wow...!

Nah...penasaran ingin tahu mobil apa yang akan digunakannya itu? Nantikan saja ulasan selanjutnya, hanya di kanal klasik Bosmobil.com.
teks/foto:AEL





