Renault 4L 1971 : Bangkit Lagi Setelah 29 Tahun Mati Suri
Jakarta, BosMobil.com - Faktor keberuntungan memang diperlukan dalam berburu mobil klasik, selain faktor kesabaran dan kegigihan. Apalagi jika mobil klasik yang diburu itu tergolong sebagai mobil klasik yang sudah cukup langka, eksotis, dan sangat diminati oleh para kolektor mobil klasik.

Percaya tak percaya, itu terjadi pada Tedy Wahyu Purnama yang tinggal di Trikora Halim, Jakarta Timur. Pada 2011 silam, dirinya memergoki sebuah Renault 4L lawas milik seorang dokter di daerah Bekasi, Jawa Barat sedang ditawarkan di dunia maya. Dirinya langsung jatuh cinta saat pertama kali melihat sosoknya di dalam foto.

Oh iya...mobil keluaran 1971 ini sebenarnya sudah dilirik juga oleh seseorang yang tinggal di daerah Bandung, Jawa Barat. Namun karena keberuntungan Tedy yang tinggal tak begitu jauh dari lokasi sang penjual dan juga kemampuannya dalam me-lobby orang, maka tak heran jika dirinya akhirnya sukses meminang sang Renault klasik yang sebelumnya sempat menjadi kendaraan operasional Kedutaan Prancis untuk Indonesia itu.


"Pertama kali dibeli, kondisinya memang cukup mengenaskan, dimana piranti rem bermasalah, pelapis plafon robek-robek, dan juga kropos pada ruang mesin akibat karat yang menggerogoti," papar Tedy, yang tergabung juga di Indonesian Classic Renault Enthusiasts. "Bahkan, sektor mesinnya pun mati total dan tak dapat dioperasikan sama sekali lantaran ditelantarkan begitu saja selama kurang lebih 29 tahun lamanya oleh sang dokter sejak tahun 1980," tambah Tedy.

Walaupun begitu, cat bodi, kaki-kaki, mesin, dan pelapis interior, termasuk pelapis jok masih berstatus orisinil. Segala pernak-perniknya pun masih lengkap, kecuali spion. Maka, setelah direstorasi selama 7 hari dan dengan menghabiskan dana sekitar Rp 900 ribu saja, mobil bermesin empat silinder kelir putih polos ini sudah dapat dikemudikan lagi dengan kondisi mesin sehat, piranti rem yang berfungsi normal, dan kabin rapi.

Lantaran cat aslinya sudah mulai memudar dan banyak yang menggelembung, maka kedepannya Tedy berencana untuk melapis ulang eksterior mobil yang memiliki tuas perseneling berbentuk unik ini dengan cat yang berwarna sama persis dengan aslinya. Alasannya, supaya tampilannya makin segar dan eksotis.

Ok deh. Dua jempol deh buat Tedy untuk koleksi mobil klasiknya...! Semoga usahanya dalam melestarikan Renault 4L ini dari kepunahan bisa ditiru oleh orang lain, terutama para generasi muda.
Teks/foto : AEL




