Renault 5TL 1975 : Turing Ke Luar Kota? Siapa Takut...!
Bosmobil.com - Jika memang sudah hobby dan demi mendapatkan mobil impiannya, berburu hingga keluar daerah pasti akan dilakoni seorang pecinta mobil klasik ataupun retro. Salah satu bukti nyatanya seperti yang dijalani Tedy Wahyu Purnama.
Pria yang tergabung di sebuah paguyuban pecinta Renault klasik di Tanah Air, (Indonesian Classic Renault Enthusiasts) ini mengkoleksi sebuah Renault 5TL jebolan 1975 yang kondisinya layak untuk diacungi jempol.

Awal cerita bermula ketika dirinya sedang iseng-iseng menjelajah di dunia maya. Sungguh tak disangka-sangka, pada 13 Desember 2011 silam dirinya memergoki mobil berkelir hijau itu sedang ditawarkan oleh seseorang yang setelah ditelusuri rupanya bertempat tinggal di kota Semarang, Jawa Tengah. Menurut kesaksian Tedy, sang pemilik sebelumnya menjual mobil tersebut lantaran populasi komponen dan aksesoris orisinil yang sangat jarang dan sulit didapatkan.

Dengan kondisinya yang terbilang 85 % mulus dan, orisinil, serta dengan harga jualnya yang cukup masuk akal, maka Tedy akhirnya memutuskan untuk meminang sang mobil yang sudah mengadopsi karburator two-barrel ini, dan segera meluncur ke kota yang terkenal dengan panganan Lumpia itu untuk bertemu dengan sang pembeli.


Setibanya di lokasi, mobil dua pintu berusia 38 tahun ini masih memiliki mesin yang berkondisi baik dan berfungsi normal tanpa adanya masalah berarti. Termasuk sektor interior dan pelapisnya yang masih sangat orisinil, kecuali plafonnya yang sudah dilapis ulang. Namun dibalik itu, rupanya masih terdapat kekurangan pada bushing swingarm roda belakang yang sering berdecit tiap kali melibas lubang ataupun gundukan.

Oleh karena itu, setelah diboyong ke Jakarta, Tedy langsung merestorasi sektor kaki-kaki yang mengalami masalah tersebut dan mengganti setiap komponen yang telah rusak dengan komponen baru yang berstatus asli, seperti bushing swingarm, suspensi, rem, dan juga tie rod.

Sementara untuk sektor interior, Tedy terpaksa menambahkan perangkat pendingin ruangan kabin copotan dari Suzuki Katana demi menangkis cuaca panas kota Jakarta yang bisa bikin kulit gosong. Masih ditambah lagi dengan tiga panel instrumen, yang diantaranya yakni instrumen amperemeter yang berfungsi sebagai pengukur kuat arus listrik.

Nah...yang paling mengagumkan diantara semua itu adalah ketika Tedy memboyongnya ke Jakarta. Bukannya memanfaatkan jasa truk towing, namun dirinya mengemudikan sang mobil berdarah Prancis langsung dari Semarang menuju Jakarta.

Wow....benar-benar sebuah mobil klasik yang sangat luar biasa. Salut untuk Tedy Wahyu Purnama untuk koleksi mobil klasiknya!
teks/foto:*AEL




